Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2022

Salim bin Abdullah bin Umar

Salim lahir di Madinah al-Munawarah, kota yang terdapat di dalamnya makam  Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam , kota tujuan hijrah yang udaranya penuh keharuman nubuwat, tempat turunnya wahyu-wahyu Allah. Beliau dibesarkan di bawah asuhan ayahandanya yang zuhud, shawwam-qawwam (ahli shiyam dan ahli shalat malam), yang memiliki tabiat dan akhlak  Umar . Sejak awal sang ayah sudah melihat tanda-tanda ketaqwaan dan hidayah Allah pada diri Salim. Tercermin pada akhlak islami yang kokoh di atas Alquran melebihi saudara-saudaranya yang lain. Tak heran jika ayahnya menyayangi beliau dengan tulus, hingga anak yang lain cemburu kepadanya . Alkisah, pada suatu waktu Khalifah Sulaiman bin Abdul Malik berkunjung ke Makkah untuk berhaji. Saat melakukan thawaf, beliau melihat Salim bin Abdullah bin Umar bin Al-Khattab bersimpuh di depan Ka’bah dengan khusyu’. Lidahnya bergerak membaca Al-Quran dengan tartil dan khusyuk. Sementara air matanya meleleh di kedua pipinya. Seakan ada lautan...